Nama
: Mukhamad Abdul Majid
NIM
: 113111070
Tugas
: Media pembelajaran
Dosen
pengampu : Dra. Hj. Muntholi’ah M.Pd
Mata
pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Kelas/semester
: lX/Gasal
Standart
Kompetensi
Memahami
ajaran Al-qur’an Surat At-tiin
Kompetensi
Dasar
1.1
Membaca QS. At-tiin dengan tartil.
1.2
Menyebutkan arti QS. At-tiin.
1.3
Memahami bacaan Ilmu Tajwid dalam QS. At-tiin.
Indikator
1.
Membaca QS. At-tiin dengan tartil.
2.
Arti QS. At-tiin.
3.
Bacaan Ilmu Tajwid dalam QS. At-tiin.
4.
Isi kandungan QS. At-tiin.
5.
Mengetahui Hikmah QS. At-tiin.
Alokasi
waktu
1x90
menit.
Metode
yang digunakan
Langsung
Praktek
Media
Pembelajaran
Bahan
Ajar
A.
Membaca surat At-Tiin.
ÈûüÏnG9$#ur ÈbqçG÷¨9$#ur ÇÊÈ ÍqèÛur tûüÏZÅ ÇËÈ #x»ydur Ï$s#t7ø9$# ÂúüÏBF{$# ÇÌÈ ôs)s9 $uZø)n=y{ z`»|¡SM}$# þÎû Ç`|¡ômr& 5OÈqø)s? ÇÍÈ ¢OèO çm»tR÷yu @xÿór& tû,Î#Ïÿ»y ÇÎÈ wÎ) tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏHxåur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# óOßgn=sù íô_r& çöxî 5bqãYøÿxE ÇÏÈ $yJsù y7ç/Éjs3ã ß÷èt/ ÈûïÏe$!$$Î/ ÇÐÈ }§øs9r& ª!$# È/s3ômr'Î/ tûüÉKÅ3»ptø:$# ÇÑÈ
Artinya :
1. demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun[1587],
2. dan demi bukit Sinai[1588],
3. dan demi kota (Mekah) ini yang aman,
4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang
sebaik-baiknya .
5. kemudian Kami kembalikan Dia ke tempat yang serendah-rendahnya
(neraka),
6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh;
Maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.
7. Maka Apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan
sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
8. Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya?[1]
[1587] Yang dimaksud dengan Tin oleh sebagian ahli tafsir ialah
tempat tinggal Nabi Nuh, Yaitu Damaskus yang banyak pohon Tin; dan zaitun ialah
Baitul Maqdis yang banyak tumbuh Zaitun.
[1588] Bukit Sinai Yaitu tempat Nabi Musa a.s. menerima wahyu dari
Tuhannya.
B. Mengartikan Surat At-tiin 1-8
|
Artinya
|
Lafal
|
|
Demi (buah)
Tin
|
ÈûüÏnG9$#ur
|
|
Dan demi
(buah) zaitun
|
ÈbqçG÷¨9$#ur
|
|
Dan demi
bukit sinai
|
ÍqèÛur tûüÏZÅ
|
|
Dan demi kota
(Mekkah)
|
#x»ydur Ï$s#t7ø9$#
|
|
Yang aman
|
ÂúüÏBF{$#
|
|
Sesungguhnya
kami telah menciptakan
|
ôs)s9 $uZø)n=y{
|
|
Manusia
|
z`»|¡SM}$#
|
|
Dengan
sebaik-baiknya
|
þÎû Ç`|¡ômr&
|
|
Bentuk
|
5OÈqø)s?
|
|
Kemudian kami
kembalikan dia
|
¢OèO çm»tR÷yu
|
|
Ke tempat
serendah-rendahnya (Neraka)
|
@xÿór& tû,Î#Ïÿ»y
|
|
Kecuali
orang-orang yang beriman
|
wÎ) tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä
|
|
Dan
mengerjakan amal soleh
|
(#qè=ÏHxåur ÏM»ysÎ=»¢Á9$#
|
|
Maka bagi
mereka pahala
|
óOßgn=sù íô_r&
|
|
Yang tiada
putus-putusnya
|
çöxî 5bqãYøÿxE
|
|
Maka apakah
yang menyebabkan kamu mendustakan
|
$yJsù y7ç/Éjs3ã
|
|
(Hari)
pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
|
ß÷èt/ ÈûïÏe$!$$Î/
|
|
Bukankah
Allah
|
}§øs9r& ª!$#
|
|
Hakim yang
seadil-adilnya[2]
|
/s3ômr'Î/ tûüÉKÅ3»ptø:$#
|
C. Isi kandungan QS. At-tiin
Yang dimaksud
dengan Tiin oleh para ahli tafsir ialah tempat Nabi Nuh, Yaitu Damaskus yang
banyak pohon Tiin; dan Zaitun adalah Baitul Maqdis yang banyak tumbuh Zaitun.
Bukit Sinai Tempat Nabi Musa as menerima wahyu dari Tuhanya.
Surat At-tiin termasuk
surat Makkiyah, berjumlah 8 ayat, dengan isi kandungan sebagai berikut:
a. Allah menciptakan manusia dalam bentuk
yang paling baik (sempurna) bila dibandingkan dengan mahluk lain baik jasmani
maupun rohani.
b. Allah menjelaskan kedudukan manusia dan
keadilan Allah swt.
c. Menjelaskan bahwa kemuliaan manusia
terletak pada keimanan dan amal soleh yang dilakukan[3].
D. Penerapan
Ilmu Tajwid dalam QS. At-tiin
Penerapan
berbagai macam hukum bacaan yaitu :
a. Apabila nun mati () atau tanwin ()
bertemu dengan salah satu huruf () disebut bacaan izhar.
Contoh : çöxî íô_r&
Contoh :
z`»|¡SM}$#
c. Apabila mim mati () bertemu dengan
salah satu huruf selain Ba’ dan Mim () disebut bacaan izhar syafawi[5]
Contoh :
5bqãYøÿxE íô_r& óOßgn=sù
d. Dalam surat ini terdapat Mad Asli atau
Mad Thobi’i artinya panjang. Maksudnya memanjangkan bunyi suatu huruf yang berharakat
fathah yang ditandai alif (), panjang pada kasrah yang ditandai ya’ (), dan
panjang pada dammah yang ditandai dengan wau ().[6]
Contoh : ÏM»ysÎ=»¢Á9$# (#qè=ÏHxåur ÈûüÏnG9$#ur (#qãZtB#uä
E. Hikmah QS.
At-tiin
Setelah memahami
makna dan kandungan Surat At-tiin, kita bisa mengambil hikmah yang bisa kita
terapkan dalam kehidupan kita. Kita harus bersyukur kepada Allah swt karena
kita diciptakan oleh Allah dalam bentuk yang paling sempurna dibandingkan
dengan mahluk lain. Dan yang perlu kita ingat bahwa kemuliaan seseorang tidak
dilihat dari harta, pangkat dan jabatan, tapi dari keimanan dan amal sholeh
yang dilakukan[7].
[1]Depantemen
Agama Republik Indonesia. Al-qur’an dan Terjemahnya. Jakarta : CV
Nalandana, hlm597.
[2]Munawwir,
Ahmad Warson, Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia, Surabaya : Pustaka
Progresif, 1997.
[3]Al-maraghi,
Ahmad, Tafsir Al-maraghi, (Semarang : Toha Putra, 1988)
[4]
Syeikh Sa’id, Shifa’ul jannah terjemahan Hidayati Shibyan, Surabaya :
Maktabatul ‘Asriyah, hlm.5.
[5]Ahmad
Muttohir bin Abdul Rahman, Tuhfatul Atfal, Semarang : Toha Putra 1381 H,
hlm.10.
[6]
Ahmad Muttohir bin Abdul Rahman, Tuhfatul Atfal, Semarang : Toha Putra
1381 H, hlm.18.
[7]Drs.
Muhammad Absori, Drs. Yusuf dkk, Pendidikan Agama Islam, Kendal : CV
Meda Sejati, 2006, hlm. 5.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar